302 UMKM Dapat Bantuan Pemerintah, Diharapkan Dongkrak Kontribusi Ekonomi Daerah

Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada pelaku UMKM saat kegiatan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Senin (8/12/2025). (Foto: Ist)
Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada pelaku UMKM saat kegiatan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Senin (8/12/2025). (Foto: Ist)

Solok Selatan, - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan dengan menyalurkan bantuan kepada 302 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun ini. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di daerah.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Pemerintah berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan UMKM melalui program yang kita sebut ‘UMKM Naik Kelas’," ujar Khairunas saat menyerahkan bantuan peralatan UMKM di RTH Solok Selatan, pada Senin (8/12/2025).

Bantuan tersebut disalurkan kepada pelaku UMKM dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Solok Selatan. Jenis bantuan yang diberikan berupa peralatan penunjang produksi seperti alat masak, mesin jahit, etalase, peralatan bengkel, dan perlengkapan usaha lainnya.

Khairunas mengungkapkan, data menunjukkan bahwa sejak 2021 kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Solok Selatan mencapai rata-rata 4,09%, menandakan posisi strategis sektor ini dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Advertisement
Banner IKA UNAND
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hingga tahun ini, pemerintah telah memberikan pembinaan kepada 11.113 pelaku UMKM, meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya yang berjumlah 9.828 UMKM. Sementara dalam tiga tahun terakhir, bantuan yang telah disalurkan mencapai 1.323 unit peralatan dengan total anggaran sekitar Rp 2,3 miliar.

Selain bantuan fisik, pemerintah juga melibatkan UMKM dalam berbagai event daerah sebagai sarana promosi, sekaligus mengembangkan e-Katalog Lokal Solok Selatan yang kini diisi oleh produk-produk UMKM agar dapat masuk dalam sistem pengadaan pemerintah.

Meski demikian, tantangan masih terlihat dari sisi pemasaran. Khairunas menyebut bahwa jangkauan pasar UMKM di Solok Selatan masih perlu diperluas.

"Pemerintah akan terus mendorong agar UMKM kita mampu menembus pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional," tegasnya. (***)

Editor : Editor
Banner Ulang Tahun Gerindra ke 8
Bagikan

Berita Terkait
Terkini