Dharmasraya, - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggelar anjangsana ke makam Penjabat Bupati pertama Kabupaten Dharmasraya, almarhum Drs. H. Ahmad Munawar, M.M., di Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Senin (6/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Dharmasraya, sekaligus momentum menapak jejak pengabdian para perintis pemerintahan daerah.
Kedatangan rombongan Pemkab Dharmasraya disambut langsung oleh istri almarhum, Ny. Eti Ahmad Munawar, di kompleks makam. Penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus momen mengenang jasa-jasa almarhum sebagai Penjabat Bupati pertama dan peletak pondasi pemerintahan Kabupaten Dharmasraya.
Dalam suasana khidmat, kegiatan anjangsana tersebut dilanjutkan dengan ziarah makam. Hadir dalam kegiatan itu Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Wakil Bupati Leli Arni, Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, tokoh adat, alim ulama, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, serta keluarga almarhum.
Para camat, wali nagari se-Kabupaten Dharmasraya, organisasi wanita, dan insan pers turut menyatu dalam suasana penuh penghormatan.
Secara bergantian, Bupati Annisa Suci Ramadhani, Wakil Bupati Leli Arni, Ketua DPRD Jemi Hendra, serta unsur Forkopimda—di antaranya Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kodim 0310, Penjabat Sekretaris Daerah Drs. Jasman Dt Bandaro Bendang MM, hingga istri Bupati defenitif pertama Ny. Hj Rafnelly Rafki Marlon melangkah ke pusara almarhum untuk melakukan tabur bunga, sebagai simbol doa dan penghormatan atas jasa besar Penjabat Bupati pertama Dharmasraya.Dalam sambutan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa anjangsana dan ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Penghormatan ini merupakan pengingat bahwa Kabupaten Dharmasraya dibangun dari niat tulus, kerja keras, dan kebersamaan. Nilai-nilai pengabdian inilah yang harus terus kita rawat dan lanjutkan,” ujar Bupati.
Almarhum Drs. H. Ahmad Munawar, M.M. dilantik sebagai Penjabat Bupati Dharmasraya pada 10 Januari 2004, hanya tiga hari setelah kabupaten ini resmi terbentuk. Pada masa transisi tersebut, berbagai keterbatasan menjadi tantangan besar, mulai dari minimnya anggaran, belum lengkapnya perangkat pemerintahan, hingga tingginya harapan masyarakat terhadap daerah otonomi baru.
Melalui kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah, dialog dengan tokoh adat dan masyarakat, serta komitmen terhadap stabilitas dan pelayanan publik, almarhum berhasil meletakkan dasar tata kelola pemerintahan Kabupaten Dharmasraya yang kokoh dan berkelanjutan.
Editor : Editor