Kementerian PU bersama ADHI Karya Tangani 21 Sungai Pascabanjir di Sumatera Barat

Alat berat excavator milik PT Adhi Karya (Persero) Tbk melakukan normalisasi alur sungai pascabanjir di Sumatera Barat sebagai bagian dari penanganan 21 sungai terdampak bersama Kementerian Pekerjaan Umum. (Foto: Ist)
Alat berat excavator milik PT Adhi Karya (Persero) Tbk melakukan normalisasi alur sungai pascabanjir di Sumatera Barat sebagai bagian dari penanganan 21 sungai terdampak bersama Kementerian Pekerjaan Umum. (Foto: Ist)

Padang, - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada akhir tahun lalu menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur sungai dan berdampak langsung pada keselamatan serta aktivitas masyarakat sekitar.

Menangani kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) bergerak cepat melakukan penanganan sungai sebagai upaya pemulihan infrastruktur pasca bencana.

Sebanyak 21 sungai terdampak banjir di Sumatera Barat saat ini tengah ditangani oleh KemenPu dan ADHI, dengan pekerjaan yang hingga kini masih terus berlangsung.

Penanganan tersebut tersebar di 5 sungai di Kabupaten Solok, 6 sungai di Kabupaten Tanah Datar, dan 10 sungai di Kabupaten Agam, dengan total panjang sungai yang ditangani mencapai 35,8 kilometer.

Dalam pelaksanaan di lapangan, ADHI mengerahkan 19 unit alat berat excavator dan melibatkan sekitar 150 personel, termasuk tenaga teknis dan supervisor, yang bekerja secara terkoordinasi di 21 titik sungai terdampak.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja serta perlindungan lingkungan sekitar.

Penanganan sungai difokuskan pada normalisasi alur sungai, pembersihan material, serta perbaikan kerusakan akibat luapan banjir.

“Penanganan sungai ini tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mitigasi agar fungsi sungai kembali optimal. Melalui kolaborasi bersama KemenPU, ADHI berupaya hadir di lapangan untuk mempercepat penanganan sungai pasca banjir sebagai langkah penting dalam memulihkan kondisi di wilayah terdampak,” ujar Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago,.

Melalui kerja kolaboratif dan respons cepat di lapangan, diharapkan fungsi sungai dapat segera pulih dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah terdampak.

ADHI berkomitmen untuk terus mendukung program penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur nasional sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam membangun infrastruktur yang andal dan berkelanjutan.

Editor : Editor
Banner - JPSBanner - Nevi Hari IbuBanner KAIBanner Ultah SolselBanner Solsel 2Banner Solsel 3Banner Solsel 4Banner Solsel 5Banner Martry Gilang
Bagikan

Berita Terkait
Terkini