“Bandingkan dengan Padang Pariaman yang mendapat Rp278 miliar dan sudah berjalan baik. Artinya, persoalan air bersih di Padang bukan soal dana, tapi soal kinerja dan keseriusan pemerintah daerah,” ujar Andre yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.
Andre Rosiade juga mengungkapkan bahwa persoalan krisis air Padang telah sampai ke tingkat nasional. Menteri PU bahkan telah dihubungi langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian setelah menerima laporan dari Gubernur Sumbar mengenai kondisi darurat air bersih di Kota Padang.
Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terganggu, terlebih menjelang bulan Ramadan.
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat diminta turun tangan cepat untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
“Sambil menunggu data sumur bor dari Pemko Padang, kami sudah mengerahkan mobil-mobil tangki air yang beroperasi 24 jam di Kota Padang. Target kami, sebelum Ramadan, persoalan air bersih ini harus selesai,” kata Dody.Andre Rosiade menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menunjukkan komitmen dan kesiapan penuh. Ia pun meminta Pemerintah Kota Padang segera bergerak cepat dan bertanggung jawab agar krisis air bersih yang sudah lama dikeluhkan warga tidak terus berlarut-larut. (***)
Editor : Editor






