"Para pendiri yang merumuskan negara Indonesia setengahnya adalah putra Sumbar. Termasuk proklamator kemerdekaan salah satunya juga orang Sumbar," katanya.
Kemudian Sumbar juga menjadi pemerintahan darurat saat kekosongan pemerintahan. Pemimpinnya pun putra Sumbar.
"Dengan mengingat seluruh rangkaian sejarah ini maka para kader PPM memiliki tanggung jawab luar biasa untuk mempertahankan jiwa kepahlawanan dan jiwa perjuangan orang Sumbar," paparnya lagi.
Evi Yandri mengatakan, ia terbilang baru saja diamanahkan sebagai ketua PD PPM Sumbar yang dilaksanakan pada pertengahan Desember lalu. Ia bertekad melaksanakan banyak program bersama kader menjadikan PPM sebagai acuan contoh bagi ormas dan organisasi kepemudaan (OKP) lain di Sumbar. Terutama PPM Sumbar akan berupaya optimal untuk menanamkan nilai kebangsaan dan semangat menjaga kemerdekaan.Evi meminta para dewan penasehat, dewan pertimbangan serta para sesepuh PPM Sumbar untuk terus mendukung dan memberikan nasehat agar PPM tetap dalam bingkai tujuan mulia tersebut.
Editor : MS






