Ia juga blak-blakan soal prioritas awal organisasi: memperkuat kas dan membangun kepercayaan pemangku kepentingan agar program-program besar bisa berjalan berkelanjutan. Fokus lain mencakup penanganan bencana dan penguatan sumber ekonomi alumni.
Dukungan datang dari Wakil Menteri ESDM RI, Yuliot Tanjung, yang juga alumni UNAND. Ia menyoroti potensi kampus dalam mendukung program strategis nasional, termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) UNAND sebagai pusat studi energi terbarukan.
Bahkan, menurutnya, informasi terkait PLTMH UNAND sudah masuk dalam anggaran Kementerian ESDM tahun ini.
Sementara itu, Rektor UNAND Efa Yonnedi menegaskan alumni adalah aset abadi kampus.“Alumni bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi penentu masa depan UNAND. Di level global, kekuatan alumni menjadi indikator penting reputasi perguruan tinggi,” ujarnya.
Editor : MS






