Zigo Rolanda Tinjau Mentawai, Percepat Realisasi Program Strategis 2026

Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau langsung kondisi pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Foto: Ist)
Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau langsung kondisi pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Foto: Ist)

Mentawai, – Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat, Zigo Rolanda, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Minggu, (15/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi pembangunan sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan DPR terhadap pembangunan di wilayah kepulauan yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Walaupun Mentawai telah keluar dari kategori daerah tertinggal sejak 2024, kawasan ini masih masuk dalam wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) sehingga membutuhkan perhatian berkelanjutan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dalam publikasi Mentawai Dalam Angka 2025, tingkat kemiskinan di daerah tersebut mencapai 13,87 persen, tertinggi di Sumatera Barat.

Pertumbuhan ekonomi tercatat 3,97 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia berada pada angka 66,67. Nilai tersebut menjadi yang terendah di provinsi, dengan PDRB per kapita sekitar Rp67,35 juta.

Advertisement
Banner IKA UNAND
Scroll kebawah untuk lihat konten
Zigo menilai capaian keluar dari status daerah tertinggal belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan pembangunan. Ia menekankan perlunya kebijakan afirmatif agar kesenjangan antarwilayah dapat diperkecil.

“Masih banyak sektor yang harus dipercepat, terutama infrastruktur dasar, konektivitas antar-pulau, layanan pendidikan dan kesehatan, serta upaya mitigasi bencana. Mentawai perlu didorong agar mampu mengejar ketertinggalan,” katanya.

Dalam rencana pembangunan nasional 2025–2029, pemerintah pusat menempatkan daerah 3T sebagai prioritas melalui peningkatan layanan publik, penguatan sektor pendidikan dan gizi masyarakat, pembangunan infrastruktur dasar, serta penyediaan energi.

Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah merencanakan sejumlah proyek strategis di Mentawai. Di antaranya preservasi jalan dan jembatan ruas Tua Pejat–Rokot–Sioban–Katiet dengan anggaran Rp29,3 miliar, pembangunan pengaman pantai di Sikabaluan senilai Rp11,2 miliar, pengembangan Dermaga Siberut sebesar Rp55,5 miliar yang telah memasuki tahap konstruksi, serta pengembangan Dermaga Sioban senilai Rp20 miliar yang masih dalam proses tender ulang.

Di sektor pendidikan, pemerintah juga menjalankan rehabilitasi dan renovasi MTsN 2 Kepulauan Mentawai serta MAS Mardatillah melalui Satker Pelaksana Prasarana Strategis guna meningkatkan kualitas sarana belajar.

Editor : Editor
Banner HPN NeviBanner HPN NurnasBanner HPN RahmatBanner HPN JPS 1
Bagikan

Berita Terkait
Terkini