Padang, - Wali Kota Padang memerintahkan BPBD bersama unsur rescue lainnya untuk mengevakuasi 5 mahasiswa yang terjebak di aliran Sungai Banget, usai menerima laporan Camat Koto Tangah.
“Kita mendapatkan laporan dari Camat Koto Tangah, dan saat ini BPBD bersama Basarnas sudah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Insya Allah berjalan lancar,” lugas Fadly Amran, Senin (16/2/25).
Fadly Amran juga menghimbau masyarakat Kota Padang untuk tetap berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem.
Sementara itu Penjabat Sekda Kota Padang, Raju Minropa, menyampaikan menjelang Ramadhan, Pemko Padang berusaha meminimalisir potensi dampak bencana bagi masyarakat Kota Padang.
“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kita mempedomani informasi BMKG tentang peringatan dini cuaca. Terdapat potensi hujan sedang-lebat, dan angin kencang. Meminimalisir potensi dampak bencana, melalui OPD terkait kita minta untuk bersiap. DLH kita minta untuk merapikan pohon-pohon yang berpotensi tumbang, begitu juga BPBD dan Damkar sesuai tupoksinya,” ujar Raju Minropa. (***)
Editor : Editor

