Gubernur Mahyeldi Minta Dukungan Komisi II DPR RI untuk Percepatan Pendistribusian dana TKD Sumbar

Gubernur Mahyeldi menyampaikan kondisi pascabencana hidrometeorologi dan meminta dukungan percepatan penyaluran dana TKD kepada Komisi II DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Aria Bima saat rapat di Auditorium Gubernuran, Jumat (20/2/2026). (Foto: Ist)
Gubernur Mahyeldi menyampaikan kondisi pascabencana hidrometeorologi dan meminta dukungan percepatan penyaluran dana TKD kepada Komisi II DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Aria Bima saat rapat di Auditorium Gubernuran, Jumat (20/2/2026). (Foto: Ist)

Padang, - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah minta dukungan Komisi II DPR RI agar dana Transfer Ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Sumbar yang batal dipotong segera ditransfer Kementerian Keuangan. Selain itu, Gubernur Mahyeldi juga meminta agar pengiriman TKD langsung disertai dengan petunjuk pelaksanaan dan teknis agar daerah memiliki pedoman dalam pemanfaatan.

"Sebagai daerah terdampak bencana, kami butuh banyak dana untuk pemulihan. Oleh karena itu, kami berharap TKD yang tidak jadi dipotong itu segera dikirim ke daerah agar bisa dimanfaatkan untuk pemulihan dan rehab rekon, termasuk juklak juknisnya, itu juga mesti segera dikirim agar kita di daerah tidak keliru dalam pemanfaatan," harap Gubernur Mahyeldi.

Hal tersebut disampaikannya saat rapat bersama dengan Komisi II DPR RI di Auditorium Gubernuran, Jum'at (20/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi juga melaporkan mengenai kondisi lapangan pasca bencana hidrometeorologi di 16 kabupaten / kota terdampak secara langsung kepada Komisi II DPR RI. Ia menyebut, nilai total kerusakan dan kerugian akibat bencana diperkirakan mencapai Rp33,5 triliun.

"Sedangkan data jumlah korbannya adalah, 267 meninggal dunia, 70 hilang, 382 luka-luka dan 10.854 jiwa mengungsi. Diperkirakan Total masyarakat terdampak sebanyak 230 ribu lebih jiwa," ungkap Gubernur Mahyeldi

Gubernur menjelaskan, dalam pendataan dampak bencana, Pemprov Sumbar menggunakan website satu data kebencanaan. Website tersebut dapat diakses secara terbuka oleh siapa saja melalui dasboard satu data kebencanaan di website dashboardbencana.sumbarprov.go.id.

"Kami telah menyediakan informasi melalui website dashboardbencana. sumbarprov.go.id. Sebagai bentuk transparansi pemerintah dalam penanganan bencana," ucapnya.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima menegaskan bahwa kunjungan kerjanya beserta rombongan ke Sumbar merupakan bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat di Sumbar pasca dolanda bencana hidrometeorologi pada akhir November tahun lalu.

Sebelum, melakukan pertemuan dengan Gubernur, ia dan rombongan sudah terlebih dahulu mengunjungi sejumlah titik yang mengalami kerusakan signifikan di Kota Padang untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak.

"Kami ingin memastikan apa saja persoalan di lapangan, apa yang sudah dilakukan, apa yang belum, dan apa yang harus diprioritaskan," kata Aria Bima.

Editor : Editor
Banner Ultah Danantara
Bagikan

Berita Terkait
Terkini