Perhutani Kehilangan 1,1 Juta Hektare, Paru Paru Jawa Terancam

Hamparan hutan jati di Pulau Jawa yang selama ratusan tahun dikelola Perum Perhutani kini menyusut akibat kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (Foto: Ist)
Hamparan hutan jati di Pulau Jawa yang selama ratusan tahun dikelola Perum Perhutani kini menyusut akibat kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (Foto: Ist)

Semarang, - Tahu kah anda kini hutan negara dikelola PT Perhutani menyusut, pengurangan lahan PT Perhutani efektif atau bumerang?

Terungkap Perhutani kehilangan setengah hutannya dan tak diurus lagi.

Awalnya, hutan Jawa yang dikekola Perhutani 2,4 juta hektare, 1,1 juta hektare diambil pemerintah untuk rakyat.

Total hutan Perhutani di Jawa Madura 2,4 juta hektar, digunting 1,1 juta hektare, sisa 1,3 juta hektare.

"Saya ikuti perkembangan potret hutan di Jawa ini, yang 1,1 juta hektare itu sudah tak terawat, 200 ribuan jati sudah ditebang dan lahannya ditinggal,” kata pendiri Bank Tani dan pengamat lingkungan Masril Koto di Semarang Selasa (3/3/2026).

“Padahal se Pulau Jawa orang menerima oksigen dari hutan Perhutani, saya khawatir, Jawa akan kian panas, karena hutannya diambil,” kata Masril lagi.

Banjir dan longsor seperti di Sumatera, kata dia, akan terjadi di banyak tempat di Jawa. Kondisi ril, dari 1,1 juta hektare itu sudah dikuasai rakyat sekitar 200 sampai 300 ribu hektare.

Masril berharap pemerintah segera mengembalikan sisanya pada Perhutani.

Menurutnya, luas hutan di Jawa tidak boleh kurang dari 30 persen. Sekarang tak sampai 20 persen.

Sejak dua abad lalu, rimba Pulau Jawa sudah dijaga Belanda. Kian tahun karena desakan jumlah penduduk, luas hutan semakin tipis.

Editor : Editor
Banner Ultah Danantara
Bagikan

Berita Terkait
Terkini