Padang, - Harapan baru akhirnya hadir bagi penyintas banjir Batu Busuk. Dua kepala keluarga di Kota Padang kini mulai bangkit setelah menerima bantuan Hunian Sementara dan Lanjutan (HunseLa) dari donatur dan inisiator.
Penyerahan HunseLa dilakukan pada Sabtu (4/4/2026) pagi di kawasan Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh. Momen ini menjadi titik awal bagi para korban untuk kembali menata kehidupan setelah bencana banjir bandang yang terjadi pada 2025 lalu.
Dua penerima bantuan tersebut, Masni dan Reni Efriza, merupakan warga RT 01 RW 03 Kelurahan Lambuang Bukik yang kehilangan rumah akibat bencana.
Kini, berkat dukungan berbagai pihak, mereka mendapatkan hunian baru yang dibangun di atas lahan milik kaum di kawasan Kubang, Limau Manis.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. HunseLa ini membantu kami memulai kembali kehidupan setelah rumah hancur akibat banjir,” ujar Masni.
Hal senada juga disampaikan Reni Efriza. Ia mengaku bersyukur atas perhatian para donatur yang telah membantu meringankan beban korban.“Kami sangat berterima kasih. Semoga semua yang membantu mendapatkan balasan kebaikan,” katanya.
Program pembangunan HunseLa ini diinisiasi oleh Dr. Ir. Arlan Septia AR dan didukung oleh berbagai lembaga, termasuk IKA Unand, PSB Unand, Karang Taruna Kelurahan Kapalo Koto, serta Asosiasi Perempuan Peduli Bencana.
Perwakilan IKA Unand, Dr. Munzier, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi sosial untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
“Untuk tahap awal, kami membantu dua kepala keluarga. Harapannya, hunian ini dapat mengurangi beban korban dan membantu mereka membangun kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.
Editor : Editor