“Terima kasih atas penghargaan Medal of Honor ‘Bakti untuk Negeri’ dari JPS ini. Sudah saatnya Sumbar bangkit,” ujar Andre.
Dengan suara lirih, Andre juga sempat berbisik kepada Ketua JPS, Adrian Tuswandi, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas penghargaan tersebut.
“Terima kasih JPS, bangga ambo dan terharu diganjar Medal of Honor dari JPS,” ujar Andre berbisik kepada Adrian.
Momen itu menambah suasana haru di ruang acara Hotel Mercure Padang. Penghargaan yang disematkan bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi menjadi pengakuan atas kepedulian dan kerja nyata bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya saat menghadapi masa-masa sulit pascabencana.
Andre menilai Sumatera Barat saat ini membutuhkan dorongan kebangkitan dari berbagai sektor agar mampu bangkit lebih kuat.
“Saat ini Sumbar tidak baik-baik saja. Pertumbuhan ekonomi rendah, persoalan narkoba tinggi, dan berbagai persoalan sosial lainnya tidak bisa dibiarkan,” katanya.Ia juga mengajak seluruh pimpinan daerah dan pemangku kepentingan di Sumatera Barat untuk bersama-sama memikirkan langkah strategis menuju kebangkitan daerah.
“Kepada seluruh pemangku kepentingan di Sumbar, jago lah lai. Kabupaten dan kota harus memikirkan bagaimana daerah yang dipimpin bisa kembali bangkit, membangun infrastruktur yang baik. Cukuplah, jangan terlalu lama tertidur, jago lah lai,” tegasnya.
Penghargaan itu menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan kepedulian terhadap ranah Minang. Di tengah tantangan pascabencana, pesan kebangkitan yang digaungkan dalam seremoni tersebut menjadi harapan baru agar Sumatera Barat segera bangkit dan melangkah lebih kuat ke depan. (***)
Editor : Editor