Mahasiswa Biologi UNP Dorong Pemulihan Pascabencana Melalui Pelatihan Nata de Coco untuk PKK Koto Pulai

Mahasiswa Biologi UNP Dorong Pemulihan Pascabencana Melalui Pelatihan Nata de Coco untuk PKK Koto Pulai
Mahasiswa Biologi UNP Dorong Pemulihan Pascabencana Melalui Pelatihan Nata de Coco untuk PKK Koto Pulai

Koto Pulai -- Mahasiswa Departemen Biologi Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan Mahasiswa Berdampak sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di Kelurahan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (5/2/2025). Kegiatan ini difokuskan pada pelatihan pembuatan nata de coco berbahan dasar limbah air kelapa sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya ibu-ibu TP PKK.

Pelatihan yang berlangsung di Kantor Lurah Koto Pulai tersebut diikuti oleh ibu-ibu TP PKK, mahasiswa dan dosen Biologi UNP, serta perangkat kelurahan. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Koto Pulai Hendry Shouvandi, S.Sos. beserta jajaran. Ibu-ibu TP PKK yang diketuai oleh Ny. Rika Fernola Hendri Shouvandi. Kegiatan ini dihadiri oleh pemateri yaitu Elva Rahmi, S.Pd. dan Dr. Irdawati, M.Si, dengan pendampingan dosen Departemen Biologi UNP lainnya, yaitu Sandi Fransisco Pratama, S.Si., M.Sc., Rahmi Kurniawati, M.Pd., dan Fitri Olvia Rahmi, M.Pd.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan potensi pemanfaatan air kelapa yang selama ini kerap terbuang sebagai limbah menjadi produk pangan bernilai ekonomi. Materi pelatihan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan nata de coco, meliputi tahapan persiapan bahan, proses fermentasi, hingga perawatan nata agar menghasilkan produk yang layak konsumsi dan memiliki nilai jual.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu TP PKK aktif mengikuti setiap tahapan praktik serta mengajukan pertanyaan terkait proses produksi dan peluang pengembangan usaha. Selain teknik pembuatan, peserta juga memperoleh gambaran mengenai peluang usaha rumahan, termasuk pengemasan sederhana, strategi pemasaran, serta potensi pengembangan produk turunan dari nata de coco.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Departemen Biologi UNP tidak hanya menerapkan ilmu biologi terapan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana. Program Mahasiswa Berdampak ini sejalan dengan beberapa poin tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs, di antaranya SDGs2 melalui dukungan pada produksi pangan lokal, SDG 8 terkait pemberdayaan usaha rumahan, melalui pemanfaatan limbah air kelapa menjadi produk bernilai guna. SDG 12 melalui pemanfaatan air limbah kelapa menjadi produk bernilai guna. Program Mahasiswa Berdampak diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi warga serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. (Nadchua)

Editor : MS
Banner Sekjen PWI PusatBanner Rahmat Saleh - Milda Berdaya
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini