Koto Pulai-- Mahasiswa Departemen Biologi Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan Seedball sebagai salah satu upaya pemulihan lingkungan pascabencana di wilayah terdampak,(3/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat proses rehabilitasi lahan yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, melalui penanaman benih tanaman lokal yang dikemas dalam bola tanah liat (seedball).
Program Seedball dilakukan dengan melibatkan Masyarakat setempat terutama Remaja Mesjid mulai dari proses pembuatan hingga penyebaran seedball di area yang sulit dijangkau. Benih yang digunakan merupakan tanaman pionir dan vegetasi local contohnya, petai cina, kaliandra, dan sangon, yang mana berfungsi meningkatkan tutupan lahan, mencegah erosi, serta memulihkan keseimbangan ekosistem. Selain berdampak ekologis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat tentang pentingnya rehabilitasi lahan pascabencana.
Kegiatan ini sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 13 Penanganan Perubahan Iklim, melalui upaya adaptasi dan mitigasi dampak bencana, serta SDGs 15 Ekosistem Daratan, dalam rangka pemulihan dan perlindungan ekosistem darat yang terdampak bencana.Melalui program Seedball ini, mahasiswa Departemen Biologi UNP tidak hanya berkontribusi dalam pemulihan lingkungan pascabencana, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara aplikatif serta menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan di tengah masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi model pemulihan lingkungan berbasis partisipasi dan berkelanjutan di daerah rawan bencana. (Aamishyia Zulaikha)
Editor : MS