Selain fokus pada energi, pemerintah juga mempercepat pembangunan sektor pendidikan. Hingga 2028, ditargetkan sebanyak 288 ribu sekolah akan direnovasi secara bertahap di seluruh Indonesia.
Selanjutnya, pemerintah juga mendorong digitalisasi pendidikan melalui pengadaan smart class board di setiap sekolah.
Saat ini, sebagian besar sekolah baru memiliki satu unit layar digital. Namun ke depan, pemerintah menargetkan penambahan hingga 3–4 unit per sekolah.
“Tahun ini kita dorong tambahan perangkat digital agar proses belajar lebih modern,” ujar Prabowo.
Dengan adanya teknologi digital, sistem pembelajaran akan menjadi lebih interaktif dan efisien. Siswa dapat mengakses materi pelajaran secara digital, sementara guru lebih mudah menyampaikan materi.Lebih jauh lagi, digitalisasi ini diharapkan meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus menyiapkan generasi yang siap menghadapi era teknologi. (***)
Editor : Editor