“Ekonomi kita dibangun atas asas kekeluargaan, di mana yang kuat membantu yang lemah dan yang kaya membantu yang miskin. Karena itu, koperasi dan UMKM harus diperkuat, salah satunya melalui keberadaan KDKMP,” tegas Presiden Prabowo.
Prabowo juga menyebut program KDKMP akan terintegrasi dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga mampu memperkuat perputaran ekonomi daerah dan membuka peluang usaha baru.
“Program KDKMP yang terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memperkuat perputaran ekonomi desa dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Kita semua harus menyukseskannya,” lanjutnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit KDKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh hingga 16 Agustus 2026.
Menurut Zulkifli Hasan, setiap gerai KDKMP akan dilengkapi fasilitas pendukung ekonomi masyarakat seperti gerai sembako, layanan simpan pinjam, hingga sarana logistik modern untuk memperkuat distribusi pangan dan usaha lokal.“Setiap gerai KDKMP dilengkapi fasilitas pendukung aktivitas ekonomi masyarakat, seperti gerai sembako, layanan simpan pinjam, dan sarana logistik. Untuk mendukung operasionalnya, pemerintah juga merekrut puluhan ribu manajer koperasi, serta menyiapkan sistem distribusi pangan dan penguatan usaha masyarakat berbasis desa dan kelurahan,” ujarnya.
Peluncuran ribuan KDKMP ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat koperasi modern, memperluas akses permodalan UMKM, meningkatkan distribusi produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis masyarakat. (***)
Editor : Editor