PASAMAN-- Salah seorang warga Pasaman Aguswanto memberikan apresiasi pada Hiswana Migas yang telah memonitor anggotanya dalam melakukan dan mengawasi pemasaran BBM khususnya LPG 3 KG, sehingga disaat hari besar masih berjalan normal dengan harga wajar.
Ketika ditanya apakah benar harga sampai mencekik, ia mengatakan itu hanya prilaku jelek beberapa oknum pengecer, bukan semua pengecer dan tidak pula dilakukan oleh pangkalan.
"Saya langsung pulang kampung sekaligus merayakan Idul Adha, untuk mengetahui apakah benar harga dikampung saya Pasaman melonjak dengan tidak wajar, ternyata tidak demikian hal nya, masih dengan harga wajar dan warga tidak keberatan, kalaupun ada oknum pengecer memanfaatkan situasi, itu tidak semuanya, bagi yang kerasan dirugikan dengan gak tersebut laporkan saja, agar pengecer nakal tersebut bisa ditindak," terang Aguswanto.
Ditambahkannya, jika ada harga BBM melonjak diluar nalar, semestinya aparatur hukum segera bertindak, sehingga tidak terjadi keluhan, dan Pertamina serta Hiswana Migas tidak menjadi kambing hitam."Kalau ada oknum pengecer yang menjual harga BBM termasuk LPG dibatas harga kewajaran, semestinya aparat Kepolisian segera mengambil tindakan, agar tidak merembes kemana-mana," tambahnya.
Editor : MS