Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Tilawah, Hifzil, Tartil, Fahmil, Syarhil Al-Qur'an, Adzan, hingga Khutbah. Para pemenang nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili kecamatan pada ajang yang lebih tinggi.
“MTQN bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana syiar Islam untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an. Harapannya lahir generasi Qurani yang berprestasi dan menjadi teladan bagi lingkungannya,” pungkas Maigus Nasir. (***) Editor : Editor