“Kita memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Nilai-nilai itu harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kebersamaan seluruh unsur masyarakat, Insyaallah berbagai tantangan yang dihadapi dapat kita atasi bersama,” katanya.
Usai pelaksanaan salat subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan aksi damai dari kawasan Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi menuju Markas Kepolisian Daerah Sumbar. Aksi tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan spanduk sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan menjaga nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi, Wali Kota Padang, Wakil Wali Kota Padang, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal dan organisasi kemasyarakatan.Mahyeldi berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan menjadi gerakan bersama dalam memperkuat persatuan masyarakat serta mendukung terwujudnya Sumatera Barat yang madani, unggul, dan berkeadaban. (adpsb/bud)
Editor : MS