Sementara itu Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra juga menyebut hal yang sama terkait penyelenggaraan Kejurnaswil Shorinji Kempo. Menurutnya, iven ini menjadi momentum penting bagi pengembangan olahraga sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui konsep sport tourism.
Ia mengatakan, kehadiran ratusan atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping memberikan dampak langsung terhadap sektor jasa, penginapan, hotel, homestay, hingga pelaku UMKM di Kota Sawahlunto.
"Kalau peserta kita asumsikan sekitar 500 orang saja, maka itu akan membuat penginapan, homestay, hotel, hingga fasilitas lain ikut bergerak. Ini tentu memberi ruang pertumbuhan bagi UMKM,"ungkapnya. (adpsb/cen/bud) Editor : MS