Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa pengelolaan parkir dulunya merupakan tantangan besar bagi kotanya.
Hal ini dikarenakan jumlah kendaraan bermotor yang ada di Kota Bandung jumlahnya hampir sebanding dengan jumlah penduduknya.
Untuk mengatasinya, Pemko Bandung mulai menerapkan sistem pembayaran retribusi parkir secara non tunai di sejumlah ruas jalan melalui kerja sama dengan pihak ketiga sebagai pengelola.
Langkah ini terbukti mampu meningkatkan efektivitas pelayanan serta mengoptimalkan pendapatan daerah.
“Jumlah kendaraan bermotor di Kota Bandung hampir sama dengan jumlah penduduknya. Karena itu, pengelolaan parkir menjadi salah satu tantangan yang terus kami benahi melalui penerapan sistem pembayaran non tunai bekerja sama dengan pihak ketiga,” tambah Muhammad Farhan.Turut hadir dalam kegiatan ini dari pihak Padang antara lain Kepala Dinas Perhubungan Yudi Indra Syani, Kepala Disdukcapil Ances Kurniawan, serta pejabat dari Dinas Kominfo dan UPTD Perparkiran.
Sementara dari pihak Bandung turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Rasdian Setiadi dan Kepala UPT Pengelola Perparkiran Nandar Arkandar. (***)
Editor : Editor