Ia menambahkan harapan besar agar keberhasilan memulihkan Sungai Batang Arau menjadi titik balik kebangkitan kawasan Kota Tua Padang, menjadikannya tujuan wisata berkelanjutan yang sekaligus menggerakkan roda ekonomi warga sekitar secara merata.
Sementara itu, Wali Kota Hildesheim Mr. Ingo Meyer menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penting ini.
Hubungan persaudaraan kedua kota telah terjalin sejak tahun 1988 dan terus berkembang melalui berbagai program bersama.
Komitmen yang terbangun selama ini menjadi modal kuat untuk memperluas kerja sama khususnya di bidang pelestarian lingkungan dan pembangunan kota yang terencana.
Ia juga mengundang delegasi Kota Padang untuk berkunjung ke Hildesheim pada tahun 2027 guna mempererat silaturahmi dan melanjutkan kesepakatan strategis.
Perwakilan Residen UNDP Indonesia Sara Ferrer Olivella menegaskan dukungan lembaganya dalam mendorong pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular nasional melalui kerja sama dengan 18 kementerian dan lembaga terkait.
Program dukungan meliputi sistem pelacakan sampah plastik dari darat hingga ke laut, pembangunan sarana pengumpulan dan pemrosesan kembali limbah, perlindungan kesejahteraan pekerja di sektor persampahan, serta upaya mencapai sasaran pengurangan sampah plastik laut hingga 70 persen.“Padang memiliki modal kuat menjadi destinasi wisata yang bersih, tangguh, dan berbasis ekonomi sirkular melalui digitalisasi, inovasi, serta kolaborasi antarkota. Revitalisasi Sungai Batang Arau juga berpotensi menjadi contoh penerapan solusi berbasis alam yang meningkatkan mutu lingkungan hidup, menekan dampak perubahan iklim, serta menciptakan ruang berkumpul dan beraktivitas yang berkualitas bagi warga,” ujar Sara.
Seluruh diskusi dan pandangan yang terjalin dalam simposium menjadi bekal berharga merumuskan langkah terpadu, mulai dari perubahan kesadaran warga, kebijakan terarah, dukungan teknologi, hingga dukungan mitra luar negeri.
Sinergi semua pihak diharapkan dapat mewujudkan Kota Tua Padang yang tetap menjaga warisan bersejarahnya, memiliki sungai bersih mengalir jernih, pasar hidup dan tertata rapi, serta pariwisata yang tumbuh selaras dengan kelestarian alam demi masa depan yang makmur dan lestari. (***)
Editor : Editor


