Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh elemen masyarakat, lembaga dan pihak yang telah memberikan dukungan, bantuan serta kebersamaan tulus di tengah masa sulit akibat bencana beruntun yang menimpa wilayah kota.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak kepada Kota Padang dalam menghadapi bencana beruntun ini. Insya Allah kita bisa pulih dan bangkit lebih baik lagi,” tambahnya penuh harapan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menjelaskan alasan mendesak penanganan cepat dilakukan sejak hari pertama pascabanjir demi menghindari bahaya kembali melanda.
“Pengerjaan perbaikan tanggul yang jebol di Lapau Munggu langsung kita tindak lanjuti dengan menurunkan alat berat sejak sehari pascabanjir. Langkah cepat ini penting untuk mencegah risiko luapan air susulan,” ungkapnya.
Ia juga merinci pembagian fokus kerja tim lapangan agar penanganan menyeluruh berjalan bersamaan dan tidak hanya terpaku pada satu titik saja.
“Selain perbaikan infrastruktur di Lapau Munggu, tim di lapangan juga difokuskan untuk pembersihan sisa material banjir di wilayah Sungkai dan area sekolah SMPN 41 Kota Padang,” jelasnya lagi.
Semua tenaga, alat dan waktu dikerahkan seoptimal mungkin agar pembersihan menyeluruh serta perbaikan darurat dapat selesai tepat waktu dan berkualitas.“Kita berupaya semaksimal mungkin agar seluruh pengerjaan pembersihan dan pemulihan fasilitas publik ini selesai dengan cepat, sehingga aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal,” tegas Malvi Hendri.
Kerja keras tim yang bekerja di bawah terik dan kondisi medan yang masih sulit menunjukkan kesungguhan melayani dan menjaga keselamatan warga.
Pembersihan saluran dari endapan yang menumpuk akan melancarkan aliran air kembali, tanggul yang diperkuat akan menahan arus lebih kokoh saat hujan turun kembali, sekolah yang bersih akan memulihkan semangat belajar anak-anak dan lingkungan yang bersih akan menurunkan risiko timbulnya penyakit pascabanjir.
Editor : Editor


