Wakil Wali Kota Maigus Nasir: Padang Mengejar Peringkat Nomor 1 Pelayanan Investasi

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama tim uji petik Kemenko Perekonomian, KPPOD, BKPM, PT Surveyor Indonesia serta jajaran OPD dan pelaku usaha di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (13/8/2026). (Foto: Ist)
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama tim uji petik Kemenko Perekonomian, KPPOD, BKPM, PT Surveyor Indonesia serta jajaran OPD dan pelaku usaha di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (13/8/2026). (Foto: Ist)

Padang, - Kota Padang berhasil menembus enam nominasi terbaik secara nasional dalam penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Daerah Tahun 2026.

Sebagai bagian dari tahapan penilaian, tim uji petik melakukan kunjungan langsung ke Kota Padang pada Kamis (13/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyambut kedatangan tim didampingi jajaran pimpinan OPD terkait serta perwakilan pelaku usaha di Kota Padang.

Tim uji petik terdiri dari Dannu Idris (Kemenko Perekonomian), Eduardo Edwin Ramda (KPPOD), M. S. Prasetyo (Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM), serta Satrio (PT Surveyor Indonesia).

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa Pemko Padang menjadikan kemudahan berusaha dan peningkatan investasi sebagai prioritas utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh perangkat daerah terus diperkuat agar iklim investasi berkembang dengan dukungan pelayanan yang cepat, pasti, dan transparan.

“Kami tidak ingin penghargaan hanya menjadi tujuan. Yang paling penting, ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin terpacu memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun, terutama calon-calon investor yang masuk ke Kota Padang,” ujar Maigus Nasir.

Melalui Program Unggulan Padang Melayani, Pemko Padang terus menyiapkan berbagai potensi daerah mulai dari pengembangan kawasan wisata, revitalisasi pasar dan UMKM, hingga optimalisasi potensi strategis kawasan Teluk Bayur.

Dukungan digitalisasi pelayanan juga terus didorong agar akses masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan pemerintah semakin mudah dan cepat.

“Konsep kita adalah sinergi dan kolaborasi untuk investasi. Kita ingin Padang menjadi kota yang terbuka bagi dunia, sehingga potensi yang kita miliki bisa dikembangkan dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Editor : Editor
PWI Sumbar 2PWI SumbarHJK Padang 357 - JPSHJK Padang 357 - JPS 2HJK Padang 357 - FWP DPRD SumbarHJK Padang 357 - KI Sumbar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini