“Kekayaan kuliner kita seperti nasi Padang dan rendang merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan. Jika kita berhasil menjadi Kota Gastronomi Dunia, maka akan berdampak pada kunjungan masyarakat dunia ke Kota Padang, yang tentunya meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Prof. Duski Samad dalam tausiyahnya mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum meneladani kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW, termasuk keteladanan dari lingkungan keluarga, istri, dan anak-anak beliau.Peringatan Maulid Nabi ini menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus mengingatkan bahwa kemajuan kota pun akan tercapai jika dibangun di atas akhlak mulia dan kepedulian bersama. (***)
Editor : Editor