Hijrah Calon Termuda Siap Majukan Nagari Pangian

Hijrah Adi Syukrial (baju putih) calon wali nagari termuda di Pangian diarak keliling jorong sebelum mendaftar pada panitia pemilihan, Selasa 11/7. (foto: detri)
Hijrah Adi Syukrial (baju putih) calon wali nagari termuda di Pangian diarak keliling jorong sebelum mendaftar pada panitia pemilihan, Selasa 11/7. (foto: detri)

"Ini program prioritas," ujar Hijrah.Menurut Hijrah petani di Pangian masih bertani dengan biaya produksi tinggi sementara hasil minim. Saat ini rata-rata satu hektare hanya menghasilkan dua ton, sementara di Jawa sudah mencapai 6 ton dalam satu hektare.

"Harus ada sentuhan teknologi untuk membuat produksi petani bisa tinggi, minimal bisa emapt ton lah. Ini saya dapatkan dari hasil diskusi dengan petani," jelas Pembina Ikatan Pemuda Pelajar Lintau Buo (IPPLB) Kota Padang itu.Terkait pendidikan, Hijrah mengatakan akan fokus menciptakan anak-anak berprestasi dan mencarikan jalan agar anak-anak ini nantinya mendapatkan jalur untuk menyalurkan potensi yang mereka miliki.

"Jika sekarang target anak Pangian kuliah di Unand, ke depan harus berani memasang target UI, ITB, UGM. Jika jadi Polisi atau anggota TNI harus berani memasang target jadi perwira. Jalannya adalah dengan membina anak Pangian sejak dini," ujar pendiri Pustaka Nagari Pangian ini.Selain pembinaan, reward harus diberikan kepada anak-anak berprestasi. Tokoh-tokoh menginspirasi harus sering dibawa ke Pangian, lalu salah satu jalan membentuk SDM unggul adalah dengan membesarkan rumah tahfizh yang sudah ada saat ini.

"Saat ini banyak program seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Hafiz Quran, masuk Polisi juga begitu. Ini peluang yang harus kita manfaatkan," ujar Hijrah.Sedangkan terkait pemberdayaan masyarakat, menurutnya pemuda dan ibu-ibu harus diberikan modal berupa pelatihan usaha kreatif, beserta modal dasar, pembinaan hingga pemasaran.

"Dari 50 yang kita bina, 10 persen saja berhasil sudah ada lima orang yang bisa membantu ekonomi keluarga," ujarnya.Terkait adanya keraguan terhadap dirinya karena masih muda, Hijrah mengatakan, masyarakat bisa melihat data peraih penghargaan wali nagari berprestasi di Sumbar. Rata-rata umurnya dibawah 40 tahun.

"Apabila masa muda mampu merubah nagari, beranjak dewasa akan mampu merubah kabupaten atau kota, dan terus mengembangkan perubahan hingga ke skala yang lebih besar. Nagari maju akan membentuk kecamatan maju, kecamatan maju akan menciptakan kabupaten maju dan kabupaten-kabupaten maju akan membentuk provinsi yang maju pula,"ujarnya. (relise)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Komintau - Menteri
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini