Pertama, percepatan pemulihan pascabencana, khususnya infrastruktur dan pelayanan dasar. Menurut Muslim, kerusakan akibat bencana tidak hanya berdampak terhadap masyarakat, tetapi juga terhadap kelancaran aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Karena itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi harus dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Kedua, penguatan konektivitas Sumatera Barat dengan Riau dan Jambi. Muslim menilai konektivitas antarprovinsi merupakan bagian penting dalam memperkuat Sumatera Economic Corridor. Salah satu kawasan yang membutuhkan perhatian serius adalah Sitinjau Lauik, yang memiliki posisi strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa.
“Penguatan konektivitas tidak boleh dilihat hanya sebagai pembangunan jalan. Ini adalah bagian dari upaya membangun jalur ekonomi yang menghubungkan Sumatera Barat dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera,” katanya.
Ketiga, penguatan sentra pangan dan kawasan produksi. Muslim menekankan pentingnya dukungan terhadap infrastruktur pertanian dan kawasan produksi, termasuk **irigasi, rantai dingin (cold chain) dan infrastruktur pendukung hilirisasi.Menurutnya, pemulihan pascabencana harus sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah produk masyarakat.
Editor : MS
