Wakil Wali Kota Maigus Nasir Resmikan Musala Babussalam Kuranji Padang

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Mamak Kaum Suku Tanjung Erdiman dan Ketua Pengurus Salam Mairi menandai peresmian pemakaian Musala Babussalam di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Minggu (27/9/2026). (Foto: Ist)
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama Mamak Kaum Suku Tanjung Erdiman dan Ketua Pengurus Salam Mairi menandai peresmian pemakaian Musala Babussalam di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Minggu (27/9/2026). (Foto: Ist)

Padang, - Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meresmikan pemakaian Musala Babussalam di Jalan Manunggal Simpang Rambutan, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Minggu (27/9/2026).

Peresmian ditandai dengan penyerahan Surat Hibah dari Mamak Kaum Suku Tanjung Erdiman kepada Ketua Pengurus Musala Babussalam Salam Mairi, menandai pengalihan hak pengelolaan untuk kepentingan ibadah dan kemaslahatan umat.

Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kota Padang Zalmadi, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan.

Maigus Nasir menyambut baik kehadiran Musala Babussalam sebagai bagian dari penguatan Program Unggulan Smart Surau yang dijalankan Pemerintah Kota Padang.

Program ini mencakup kegiatan Subuh Mubarakah, pembinaan Remaja Masjid Reborn, pembelajaran Tahsin–Tafsir–Tahfidz (3T), penyediaan Ruang Pembelajaran Digital, serta fasilitas Wifi Gratis bagi warga.

"Kami meminta kepada pengurus musala untuk segera membentuk pengelola Smart Surau, termasuk dengan lembaga pendidikan agama seperti TPQ/TQA, MDTA/MDTW, sehingga program Smart Surau dapat diterapkan di musala baru ini," ujar Maigus.

Ia menambahkan musala tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga sarana membentuk generasi muda yang cerdas dan berakhlak.

Banyak tokoh bangsa dan ulama, seperti KH Agus Salim hingga Buya Hamka, tumbuh melalui pendidikan agama yang berakar di lingkungan masyarakat.

Erdiman, Mamak Kaum Suku Tanjung, menjelaskan pembangunan musala telah dirintis sejak 2024 di atas tanah kaum, dibiayai melalui swadaya keluarga dan bantuan para donatur.

Pihaknya juga menyatakan kesiapan mewakafkan lahan tambahan seluas sekitar 700 meter persegi di sebelah timur bangunan untuk pengembangan kegiatan tahfiz maupun kepentingan keagamaan lainnya di masa mendatang.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini