Dony Oskaria Perintahkan PTPN Turun Tangan Urus Gambir Lima Puluh Kota

COO Danantara Dony Oskaria perintahkan PTPN turun ke Limapuluh Kota minggu depan. (Foto: Ist)
COO Danantara Dony Oskaria perintahkan PTPN turun ke Limapuluh Kota minggu depan. (Foto: Ist)

Kepala Dinas Pertanian Lima Puluh Kota, Witra memaparkan, selisih harga menjadi soal besar.

Dalam pertemuan, harga gambir di tingkat daerah disebut sekitar Rp48.000 sampai Rp50.000 per kilogram.

Di India harganya disebut mencapai Rp160.000 sampai Rp170.000 per kilogram.

“Harga di tangan petani lebih rendah lagi. Petani umumnya menjual gambir Rp20.000 sampai Rp23.000 per kilogram. Pada awal 2026 harga di petani sempat jatuh ke Rp17.000 per kilogram, dan sebagian petani berhenti memanen,” rinci Witra yang didampingi Kepala Bidang Perlindungan Tanaman, Indra Atmaja.

India menjadi pasar utama. Di negeri itu gambir dipakai untuk konsumsi dan berbagai produk turunan, terutama oleh industri katha dan pan masala.

Ekspor gambir Sumbar pada 2024 mencapai 13.482 ton dengan nilai Rp574,7 miliar.

Dalam pertemuan juga disebut lima daerah penghasil menghasilkan sekitar 1.500 ton gambir per bulan.

Pengolahan dan ekspor gambir dipandang sebagai peluang bisnis yang perlu segera dimulai.

Peserta pertemuan meminta usaha itu dijalankan dengan cara praktis. Mereka khawatir kajian yang berlarut-larut justru menghambat dimulainya bisnis.

Langkah awal cukup dipusatkan pada ketersediaan bahan baku, kapasitas, mesin, produk turunan dan akses pasar.

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini