Padang, - Wali Kota Padang, Fadly Amran, menjadi pembicara utama dalam Seminar Nasional dan Sharing Session Alumni Inspiratif pada Temu Akbar Alumni Universitas Negeri Padang (UNP) Lintas Angkatan Tahun 2026 di Auditorium UNP, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (secara virtual), Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Rektor UNP Krismadinata, Ketua Umum DPP Iluni UNP Nadirman, narasumber, serta ratusan alumni lintas angkatan.
Dalam pemaparannya, Fadly Amran menegaskan pembangunan daerah tidak cukup bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan harus diiringi investasi sumber daya manusia, kepemimpinan disiplin, serta komitmen menyerap aspirasi masyarakat.
"Program unggulan pemerintah daerah harus disusun berdasarkan kebutuhan warga dengan prioritas terukur. Pelaksanaannya menuntut kedisiplinan untuk mengatur waktu, menyerap aspirasi, dan turun langsung ke lapangan," ujarnya.
Pemko Padang mendorong program strategis Padang Juara dan Smart Surau sebagai wujud investasi mendasar di bidang pendidikan dan penguatan kompetensi.
"Kita perluas akses pendidikan dalam dan luar negeri agar generasi muda mampu berpikir, berkarya, dan berinovasi. Pariwisata, gastronomi, serta infrastruktur juga harus didukung SDM kompeten untuk mewujudkan Padang sebagai kota sehat, kota pintar, dan meraih pengakuan UNESCO Kota Kreatif bidang Gastronomi," jelas Fadly.Sementara itu, Rektor UNP Krismadinata menekankan peran alumni menjaga reputasi dan mendukung pengembangan perguruan tinggi. Keberhasilan alumni menjadi cerminan kualitas almamater.
UNP merencanakan program "employer meeting" pada 2027 untuk mempertemukan kampus, alumni, dan pengguna tenaga kerja agar kompetensi lulusan makin sesuai kebutuhan dunia kerja.
Ketua Umum DPP Iluni UNP Nadirman mengajak seluruh alumni memperkuat kebersamaan, memperluas jejaring, dan membangun kolaborasi berkelanjutan.
"Kita berharap Temu Akbar ini tak sekadar silaturahmi, melainkan awal gerakan nyata yang bermanfaat bagi almamater, generasi berikutnya, dan pembangunan bangsa," pungkasnya. (***)
Editor : Editor