Menurutnya, kekayaan budaya, lingkungan, dan kehidupan masyarakat Pasaman juga dapat menjadi sumber pembelajaran kontekstual yang menarik bagi peserta didik.
“Dari tangan guru-guru kreatif di daerah, perubahan besar pendidikan Indonesia dapat dimulai. Satu guru satu karya, satu karya satu inspirasi, dan satu inspirasi dapat mengubah masa depan seorang anak,” pungkas Nevi Zuairina. (***) Editor : Editor