[caption id="attachment_2719" align="aligncenter" width="1080"]
Nisa diselempangi Samir sebagai Terbaik II Duta Bahasa Jumat 18/8 malam lalu. (foto: jon)[/caption]Merdeka,---Nyaris tanpa berita heboh, baik saat keberangkatan maupun memperoleh prestasi nasional tidak memudarkan semangat pasangan Duta Bahasa Sumbar, Puja Ajunda dan Khairunnisa Nabila meraih prestasi nasional.
Pasangan Duta Bahasa Sumbar itu berhasil meraih predikat Terbaik II Duta Bahasa Nasional 2017, yang berlangsung di Hotel Santika TMII Jakarta, Jumat malam (18/8).Pada lomba yang digelar marathon sejak tanggal 15-18 Agustus 2017 dan diikuti utusan dari 31 provinsi di Indonesia itu, ternyata persaingan perebutan terbaik nasional mendebarkan dan sangat ketat.
“Iya, nilai kami dengan peraih predikat Terbaik I Duta Bahasa Indonesia hanya berjarak 0,02 saja,” tutur Uni Duta Bahasa Sumbar, Khairunnisa Nabila usai diselempangkan Samir Predikat II Duta Bahasa Nasional 2017 kepada dirinya, Jumat malam (18/8).[caption id="attachment_2720" align="aligncenter" width="832"]
Pasangan Duta Bahasa Sumbar Juara dua nasional. (foto: jon)[/caption]
"Saya persembahkan sebagai hadiah HUT RI ke 72 untuk provinsi Sumbar sekaligus membudayakan bahasa Indonesia yang baik dan benar kembali,"ujarnya.Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad yang juga penyiar TVRI Padang ini tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah membantu, baik moril maupun materil.
Para sponsor yang memberikan dorongan moril dan materil kepada pasangan duta bahasa Sumbar itu, antara lain Batik Collection Jakarta yang mensponsori batik hijau yang sangat memukau, Ilham Toid Padang yang mendanak baju adat modifikasi yang luar biasa indah, Kemilau Minang Jakarta yang juga mensponsori baju adat minang dan juga Fede Pesta.“Kemudian juga Wakil Ketua DPRD Padang, Om Wahyu Iramana Putra yang sejak awal selalu menanyakan apalagi yang Nisa perlukan. Perhatian seperti itu sangat memberikan semangat buat Nisa,” ujar sulung dari tiga bersaudara ini.
Kemudian tak lupa juga Nisa mengucapkan terima kasih kepada Christine Hakim yang telah mengirimkan 30 kantong keripik untuk dinikmati bersama panitia dan peserta di Jakarta disertai dua pakaian batik, plus guru-guru SMAN 3 Padang dan seluruh ikatan alumninya, Universitas Andalas serta seluruh pihak yang selalu mendoakan dan tidak bisa disebut satu persatu. (rilise/rian)
Editor : Adrian Tuswandi, SH