Huawei Perkokoh Komitmennya Dukung Pemulihan Ekonomi Indonesia dengan Ekosistem Infrastruktur Digital

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen (kiri) menyimak paparan dari Menteri PPN Kepala/ Bappenas Republik Indonesia, Suharso Monoarfa di webinar yang terselenggara berkat kerja sama MASTEL dan Huawei Indonesia, Senin 29/6 (foto: dok)
CEO Huawei Indonesia Jacky Chen (kiri) menyimak paparan dari Menteri PPN Kepala/ Bappenas Republik Indonesia, Suharso Monoarfa di webinar yang terselenggara berkat kerja sama MASTEL dan Huawei Indonesia, Senin 29/6 (foto: dok)

TIK telah menunjukkan perannya sebagai salah satu motor pendorong yang penting bagi pemulihan ekonomi Indonesia, serta dalam meningkatkan mata pencaharian masyarakat. Menurut Global Connectivity Index , dalam setiap $1 yang diinvestasikan di bidang TIK, akan menghasilkan tambahan $3 pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Keuntungan ini 6,7 kali lebih tinggi dibandingkan dengan investasi di luar TIK. Selain itu, ekonomi digital akan tumbuh 2,5 kali lebih cepat dari ekonomi konvensional, bahkan dalam skala global.Huawei Indonesia sendiri, dengan diperkuat 88 persen karyawan lokal, telah secara aktif berkontribusi dalam mendukung pengembangan sektor TIK di Indonesia. Huawei telah mendukung para pelaku industri dan operator dalam membangun konektivitas broadband nasional berteknologi 2G, 3G, dan 4G guna melayani layanan konektivitas digital hingga 80 persen dari penduduk Indonesia, serta lebih dari 500 UKM dan Startup di lebih dari 15 sektor berbeda, yang antara lain meliputi bidang kesehatan, penelitian, dan pendidikan.

Selama pandemi Covid-19, tiga bidang utama tersebut menjadi bidang industri yang terlihat makin intensif dalam mendayagunakan solusi TIK. Pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam mendiagnosis Covid-19 di beberapa rumah sakit dan pembelajaran jarak jauh di beberapa kampus di Indonesia menjadi sedikit contoh dari banyaknya penerapan solusi TIK yang dikontribusikan secara nyata oleh Huawei untuk Indonesia.“Keberadaan selama dua dekade di Indonesia membuat Huawei menjadi bagian dari Indonesia dalam berkembang menjadi negara yang makin maju dan memiliki kompetensi tinggi di dunia internasional. Kami akan terus mengkontribusikan teknologi terdepan yang terus kami kembangkan untuk Indonesia, terutama di saat negara ini membutuhkan solusi untuk pulih, bangkit, dan tumbuh kembali setelah terdampak pandemi,” tegas Jacky.

Menurutnya, pemulihan ekonomi selama masa transisi ini mengharuskan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pelaku industri, asosiasi, dan akademisi, untuk menyelaraskan Strategi TIK Nasional demi mengintegrasikan sepenuhnya pengembangan infrastruktur digital Indonesia dengan terus menjunjung tinggi keamanan dan ketahanan ekonomi negara.TIK memainkan peran penting dalam meletakkan dasar yang kuat bagi negara ini di era normal yang baru, khususnya dalam melakukan pendekatan-pendekatan yang berfokus pada pengembangan layanan yang mampu membantu masyarakat untuk dapat bangkit kembali setelah terdampak pandemi global. Layanan digital Indonesia yang berkembang pesat masih memiliki ruang besar untuk pertumbuhan. Mereka mewakili harapan bahwa ekonomi Indonesia akan segera pulih dan tumbuh lagi seiring berjalannya kembali pembangunan nasional dalam jangka panjang yang ditopang oleh infrastruktur TIK yang kuat dan komprehensif.

TIK menawarkan potensi yang memungkinkan semua pihak mampu mewujudkan pertumbuhannya secara positif seperti yang telah ditargetkan.(siaran pers)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Komintau - Menteri
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini