Kebutuhan dan Hambatan Pengadaan Moda Transportasi Desa

Foto Nazwar, S. Fil. I., M. Phil.

Jika tidak semua, banyak desa di Indonesia yang tidak terjangkau dengan moda tranportasi sehingga berpacu dengan moda pribadi yang dikomersialisasi.

Tidak jarang, mobil dalam penggunaan pribadi secara tidak resmi beroperasi menjadi moda transportasi masyarakat yang hendak menjangkau luar desa atau kabupaten. Bahkan kini terkenal istilah mobil profit yang digunakan.

Terlebih terkait barang untuk kepentingan massal yang diperuntukkan mendukung laju ekonomi pedesaan begitu jarang ditemukan bahkan di beberapa daerah tidak ada.

Kendala Pembangunan Transportasi di Desa

Kondisi daerah mengalami perkembangan relatif lebih lamban dari pusat termasuk ibu kota provinsi merupakan kondisi yang lumrah terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Kondisi ini membentuk suatu rasio dalam pembangunan untuk kemajuan Indonesia.

Pengadaan moda yang minim terhadap kondisi perkotaan yang lebih beragam dalam faktor kebutuhan tidak jarang jomplang sehingga berakibat pada kontra produktif pembangunan desa atau daerah.

Mengapa transportasi? Sekali lagi moda dan sistem transportasi berperan vital dalam mendukung laju alur kehipuan dalam berbagai sektornya.

Maka perlu untuk identifikasi persoalan yang menjadi bagian dari hambatan program pembangunan nasional di daerah dan menemukan solusinya.

Berikut beberapa kendala yang dapat dijadikan catatan untuk pemerataan pembangunan tansportasi khususnya dalam rangka mensukseskan program Pembangunan Jangka Menengah (PJM) sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah tahun 2024.

Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Opini lainnya
Terkini