Digital Marketing Solusi UMKM di Tengah Pandemi

Danny Hidayat. (dok)
Danny Hidayat. (dok)

Oleh: Danny Hidayat, S.E., M.M.Dosen FE UNAND

CORONA Virus Disease 2019 (COVID – 19) menjadi topik hangat sejak awal tahun 2020 sampai sekarang. Mulai dari meningkatnya angka PHK hingga memukul para pebisnis yang memaksa mereka untuk menutup usahanya terutama usaha kecil menengah.Sudah saatnya pelaku usaha terdampak memanfaatkan dan mengoptimalkan kemajuan teknologi untuk bertahan ditengah pandemi ini.

Berwirausaha merupakan satu bidang yang memberikan kontribusi yang signifikan dalam memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.Hal ini dikarenakan daya serap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terhadap tenaga kerja yang sangat besar dan dekat dengan rakyat kecil. Masalah utama yang dihadapi oleh UMKM adalah pemasaran, digital marketing seharusnya menjadi alat pemasaran untuk tumbuhnya UMKM yang ada di tengah masyarakat dengan pasar yang lebih terbuka.

Dampak kemajuan teknologi ini, harus dapat diterima dan dijalankan dengan baik oleh pelaku usaha sebagai peluang. Untuk itu, pelaku usaha seharusnya memiliki pengetahuan dan kemampuan menggunakan internet dengan baik.Salah satu kunci keberhasilan menghadapi persaingan yang global tersebut adalah strategi pemasaran untuk dapat mencapai pasar yang diharapkan. Dalam pemasaran bisnis, internet membawa dampak transformasional yang menciptakan paradigma baru dalam bisnis, berupa digital marketing (Sedayu & Suseno, 2020).

Digital Marketing adalah salah satu media pemasaran yang saat ini sedang banyak digunakan pelaku UMKM untuk medukung perkembangan usahanya. Dengan kemampuan web/internet yang bisa mengirimkan berbagai bentuk data seperti teks, grafik, gambar, suara, animasi, atau bahkan video, maka banyak kalangan bisnis yang memanfaatkan teknologi ini untuk mempromosikan usahanya.Namun dalam pemanfaatan teknologi dan dalam melakukan promosi di media sosial terdapat setidaknya tiga kesalahan yang sering terjadi.

Yang pertama postingan/konten yang kurang menarik, mestinya postingan atau konten dibuat sedemikian unik dan menarik agar menumbuhkan minat konsumen untuk membaca dan menonton lebih lanjut. Kedua, jam posting yang salah, perlu untuk dipahami pengguna digital marketing perlu mempertimbangkan waktu dalam mem-posting, pilihlah waktu dimana orang-orang sudah selesai dengan kesibukannya yang mungkin punya waktu luang untuk melihat postingan; serta ketiga gunakanlah endorse jika menginginkan engagement yang lebih tinggi.Kedepan pelaku UMKM harus perlu lebih giat lagi dalam menggunakan teknologi yang ada dan lebih sensitif lagi terhadap perkembangan zaman.

Harus bijak bermedia sosial sehingga bisa memasarkan produk secara efektif dan efisien dan bergabung dengan platform-platform yang sudah besar untuk memperluas jangkauan konsumen.(analisa)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Ultah Golkar 20
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini