Oleh Arifa Arsuna HadiMahasiswa Jurusan Sastra Inggris UNAND
CHARLES JHON HUFFAM DICKENS (1812 – 1870) merupakan seorang penulis terbesar dari Inggris dari masa pemerintahan Ratu Victoria dari Britania Raya. Dia menulis novel yang dilatarbelakangi potret kehidupannya dan kondisi rakyat Inggris di masa victoria.Charles Dickens lahir di Landport, dekat Portsmouth, Hampshire, pada tanggal 7 Februari 1812. Ia adalah anak kedua dari John Dickens dan Elizabeth Dickens née Barrow.
Dari Era Victoria Inggris bahkan sampai sekarang, karya Dickens sangat populer dan dikenal sebagai karya sastra yang ikonik. Hal itu menjadikan Dickens sebagai salah satu novelis terkenal dan terbaik pada era Victorian. Selain itu dia juga aktif dalam melakukan pekerjaan sosial.[caption id="attachment_60150" align="alignnone" width="700"]
Charles Dickens (Medcom. Id)[/caption]
Seorang penulis biografi Inggris, David Cecil, mengatakan bahwa “dia (Dickens) adalah satu-satunya novelis di sekolahnya yang buku-bukunya tidak berdebu di rak, dimana popularitasnya tidak mengalami penurunan yang berarti. Dia bukan hanya novelis Victoria yang paling terkenal, dia juga yang paling khas.Namun dibalik ketenarannya, Dickens memilki masa kecil yang kelam semenjak dia berusia 12 tahun. Ketidakmampuan ayahnya, Jhon dalam mengatur keuangan mengantarkannya kepenjara di Marshalsea karena terlilit utang.
Keadaaan ekonomi yang terpuruk membuat Dickens muda bekerja di pabrik pelebelan botol semir sepatu. Pengalaman yang mengerikan ini di ungkapkan oleh Dickens bahwa “tidak ada kata-kata yang dapat mengungkapkan penderitaan rahasia jiwanya, kesedihan dan penghinaan yang dirasakannya.Pengalaman tersebut dia refleksikan dalam sebuah novel semi-otobiografi, David Copperfield, serta dalam Little Dorrit yang berkaitan terutama dengan Marshalsea.
Namun awal tahun 1827, Dickens berkesempatan bersekolah di Wellington House Academy. Berkat koneksi ibunya, di bulan Mei, ia mendapatkan posisi di firma hukum Ellis and Blackmore.November 1828, dengan posisi yang sama ia pindah ke firma hukum Charles Molley. Namun ia merasa hukum bukan karier yang cocok umtuknya sehingga ia tidak bertahan lama di posisi tersebut.Pada tahun 1829. Ia bekerja sebegai petugas steno pengadilan. Dickens lalu menjadi reporter (1830-1836). Karena kelihaiannya dalam menulis dan ingatan yang kuat, Dickens dikenal sebagai reporter yang akurat dan cepat.Tahun 1833, Dickens mengawali kariernya sebagai penulis fiksi, dan esai pertama yang di publikasikanya adalah A Dinner at Poplar Walk, di Monthly Magazine.
Tahun 1836, Sketches By Boz diterbitkan dalam bentuk buku. Diikuti oleh The Pickwick Papers. Banyak kritikus yang menilai Pickwick merupakan bacaan bernuansa humor yang baik, namun menjadi biasa-biasa saja jika dibandingkan dengan karya Dickens selanjutnya.Pada tahun 1836, Charles Dickens menikah dengan Catherine Hogarth dan memiliki 10 anak.
Ternyata sang novelis juga jatuh cinta dengan adik Catherine, Mary, yang meninggal pada usia 17 tahun.Mewakili sebagian angan-angannya, Dickens menjadikan Mary sebagai model di sebagian besar novel-novelnya. Salah satunya dalam novel David Copperfield, Catherine dianggap mewakili Dora, wanita muda yang tidak cocok untuk David, sementara Mary mewakili Agnes, wanita setia yang menikah dengan David ketika Dora meninggal.
Tahun 1837, Oliver Twist diterbitkan secara berseri di Bentley’s Micellany. Sebelum Oliver Twist berakhir, Dickens sudah mulai menerbitkan Nicholas Nickleby secara bulanan pada tahun 1838.Dilanjutkan dengan The Old Curiosity Shop dan Barnaby Rudge pada tahun yang sama, 1841.
Editor : Adrian Tuswandi, SH