KLASIFIKASI merupakan sebuah metode atau cara dalam mengelompokkan sesuatu berdasarkan kriteria tertentu dan dapat disesuaikan hubungannya dengan bagian yang lain.Dalam logika, klasifikasi sangatlah penting untuk digunakan berpikir dan menghindari kesalahan berpikir agar dapat mencapai suatu kebenaran. Klasifikasi berbeda dengan pembagian. Klasifikasi adalah pembagian yang logis, sedangkan pembagian adalah pembagian sesuai dengan fisik.
Penggolongan dalam klasifikasi harus sesuai dengan dasar yang sama, harus benar-benar memisahkan dan harus konsisten. Ciri-ciri klasifikasi berdasarkan kesamaan seperti kuda dan sapi yang merupakan hewan mamalia. Adapun ciri-ciri klasifikasi berdasarkan manfaat yaitu mawar dan melati dikelompokkan sebagai tanaman hias, sedangkan kacang-kacangan sebagai tanaman budidaya.
Berdasarkan perbedaannya seperti, kambing termasuk hewan yang memiliki jari kaki ganjil sedangkan kerbau memiliki jari kaki genap tetapi sama-sama sejenis mamalia. Kita tidak boleh asal menyusun klasifikasi. Klasifikasi harus dibagi sesuai dengan kriteria yang ada. Jika kita salah mengklasifikasikan sesuatu, maka ilmu atau pemahaman yang didapatkan tidak benar atau sesat. Klasifikasi juga dapat disebut sebagai cara memecahkan suatu persoalan yang ada.
Dengan adanya klasifikasi tersebut, kita dapat memahami ilmu yang kita pelajari dengan lebih jelas dan logis. Kita dapat mengetahui perbedaan yang ada dari apa dipelajari agar terhindar dari kesalahan atau kesesatan. Klasifikasi juga memudahkan kita untuk membagi atau mengelompokkan sesuatu hal yang sejenis tetapi tidak sama. Klasifikasi dapat berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan adalah ilmu yang kita pelajari atau pahami yang memiliki manfaat untuk kehidupan pada masa ini dan pada masa yang akan datang. Dengan menggunakan klasifikasi, ilmu pengetahuan yang kita dapatkan sudah pasti benar dan logis. Klasifikasi yang sesuai dengan realitas dapat diakui sebagai kebenaran.
Klasifikasi ilmu pengetahuan bertujuan untuk membagi ilmu pengetahuan yang ada menjadi beberapa bagian. Hal ini terjadi karena perkembangan dari berbagai ilmu pengetahuan baru yang telah muncul sebagai turunan dari ilmu-ilmu yang sudah ada sebelumnya. Klasifikasi juga berguna untuk memudahkan orang-orang yang mencari ilmu, maka perlu dilakukan pengelompokkan ilmu pengetahuan yang disebut sebagai klasifikasi ilmu pengetahuan. Pada saat manusia lahir dan tumbuh, sudah diberikan ilmu pengetahuan baik dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah.
Pengetahuan dasar lebih banyak didapatkan dari lingkungan keluarga, seperti sopan santun, cara berbicara, membaca, dan menulis. Di lingkungan sekolah lebih banyak mendapatkan pengetahuan akademik yang berguna untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya. Pengelompokkan ilmu pengetahuan dibidang pendidikan seperti ilmu agama, geografi, biologi, fisika, matematika, sejarah, filsafat, hukum, dan lainnya.Dalam kajian islam, ilmu pengetahuan dibagi menjadi dua kelompok yaitu ilmu agama dan ilmu dunia. Ilmu agama adalah ilmu yang membahas tentang ketuhanan, keimanan, dan keyakinan manusia terhadap tuhan dan agama yang dipahaminya. Sedangkan, ilmu dunia adalah ilmu yang membahas tentang pengetahuan yang bersifat duniawi yang berguna untuk memajukan perkembangan zaman.
Ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan berdasarkan fungsi sosialnya. Contohnya ilmu terpuji yaitu ilmu yang mengajarkan bagaimana manusia berperilaku dengan baik sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku dan ilmu ini memiliki manfaat bagi manusia dengan adanya kebenaran. Selanjutnya, ilmu tercela yaitu ilmu yang tidak mempunyai kepatutan atau dapat menyesatkan orang-orang yang mempelajarinya. Ilmu ini tidak memiliki bukti kebenarannya dan hanya diakui oleh orang-orang awam. Ilmu tercela ini hanya digunakan oleh orang-orang yang tidak memperhatikan kebenaran.
Apabila kita membuat suatu klasifikasi terhadap suatu hal harus lengkap untuk menampung bagian-bagian yang lain. Misalnya seperti makhluk hidup yang diklasifikasi kan menjadi manusia dan hewan, klasifikasi tersebut tidak lengkap karena tumbuhan tidak masuk dalam klasifikasi manusia dan hewan. Klasifikasi harus menggunakan kriteria yang jelas dan tidak ambigu. Setiap klasifikasi harus sesuai dengan tujuan yang akan kita capai. Kita tidak boleh asal mengelompokkan sesuatu yang akan menyebabkan kesesatan untuk orang lain.
Klasifikasi juga dapat memisahkan objek satu dengan objek lainnya. Dalam klasifikasi kita tidak diizinkan untuk menumpuk suatu kriteria yang sama. Klasifikasi juga tidak boleh menyederhanakan realitas karena akan menimbulkan pengertian yang keliru. Dalam logika, klasifikasi merupakan proses yang sangat penting untuk memperoleh kebenaran.
Editor : Adrian Tuswandi, SH