Epyardi Asda Dorong Kemajuan Pariwisata Kabupaten Solok, Siap Tularkan ke Seluruh Sumbar

Jubir muda Epyardi Asda-Ekos Albar, Puspa Indah Armydea. (Foto: Ist)
Jubir muda Epyardi Asda-Ekos Albar, Puspa Indah Armydea. (Foto: Ist)

Pada 2021, jumlah ini naik 35,41% menjadi Rp155,147 juta, dan meningkat lagi menjadi Rp236,937 juta pada 2022 (naik 52,72%).

Pada 2023, PAD mencapai Rp324,048 juta, meningkat 36,77% dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun 2024 PAD dari sektor pariwisata diprediksi akan terus meningkat, terutama karena pada libur Lebaran 2024 saja, kunjungan wisatawan mencapai 1,331 juta orang. Dari kunjungan tersebut, diperkirakan perputaran uang mencapai Rp232 miliar," ujar Puspa.

Saat memulai jabatannya, Epyardi fokus membenahi infrastruktur dan fasilitas pariwisata yang sebelumnya minim.

Dia memperbaiki akses jalan ke objek wisata dan menertibkan aksi pemalakan yang sering membuat wisatawan merasa tidak nyaman.

Langkah-langkah ini berhasil meningkatkan kenyamanan pengunjung dan menarik lebih banyak wisatawan.

"Dulu, wisatawan sering kesulitan mencari tempat menginap di Kabupaten Solok. Bahkan ada penginapan yang dikuasai oleh preman, dan tamu sering dimintai uang rokok. Namun, sejak Pak Epyardi memimpin, tidak ada lagi aksi premanisme seperti itu," jelas Puspa.

Selain pembenahan, Epyardi juga ikut berinvestasi di sektor pariwisata. Puspa menjelaskan bahwa Epyardi membangun beberapa objek wisata baru seperti Bukit Cambai dan Bukit Cinangkiak untuk menarik minat investor lainnya.

Dalam hal ini, Epyardi menerapkan prinsip kepemimpinan dengan keteladanan, yaitu dengan berinvestasi terlebih dahulu untuk memberikan contoh kepada calon investor.

"Pak Epyardi bersama Solok Super Team aktif mengajak para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Solok. Hasilnya kini terlihat, dengan bertambahnya jumlah objek wisata yang kini mencapai 117," ungkap Puspa.

Editor : MS
Banner InfografisBanner - GorBanner Rahmat Saleh - Gema
Bagikan

Berita Terkait
Terkini