Musdalub Demokrat Sumbar: AHY Minta Rapatkan Barisan, Target Menang pada Pemilu 2029

Suasana Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Partai Demokrat Sumatera Barat di Hotel Mercure Padang, Jumat (24/7/2026). (Foto: Ist)
Suasana Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Partai Demokrat Sumatera Barat di Hotel Mercure Padang, Jumat (24/7/2026). (Foto: Ist)

Padang, - DPD Partai Demokrat Sumbar resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), Jumat (24/7/2026), di Hotel Mercure Padang. Agenda ini menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029.

Musdalub mengusung tema "Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan." Tema tersebut menjadi arah perjuangan seluruh kader Demokrat di Sumatera Barat.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Wakil Sekretaris Jenderal Afriansyah Noor, Imelda Sari, Ketua DPD Demokrat Sumbar Mulyadi, Doni Harsiva Yandra, Ramlan Nurmantias, Yulian Efi, serta anggota Fraksi Demokrat DPR

Ari Prima Ajak Kader Semakin Solid

Ketua Pelaksana Musdalub, Ari Prima, mengajak seluruh kader memperkuat persatuan menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.

Menurutnya, Partai Demokrat harus menjadi wadah perjuangan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

"Hari ini kita hadir di sini dalam rangka sebuah pilihan, yaitu pilihan untuk berbuat baik melalui Partai Demokrat," ujar Ari.

Ia berharap Musdalub menghasilkan keputusan strategis bagi penguatan organisasi.

"Habis gelap terbitlah terang. Insya Allah 2029 langit Sumatera Barat akan terus membiru," katanya.

Mulyadi: Konsolidasi Harus Dimulai Lebih Awal

Ketua DPD Demokrat Sumbar Mulyadi mengatakan Musda sengaja digelar lebih cepat sebagai bagian dari percepatan konsolidasi internal.

Menurutnya, Demokrat tidak boleh tertinggal dari partai politik lain dalam menyiapkan organisasi menghadapi Pemilu 2029.

Editor : Editor
Banner InfografisBanner - GorBanner Rahmat Saleh - Gema
Bagikan

Berita Terkait
Terkini