Kabinet Merah Putih Lebih Besar dari Kabinet Indonesia Maju: Berikut Perbedaannya

Presiden Prabowo Subianto melantik menteri Kabinet Merah Putih yang akan membantu dalam pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada lima tahun ke depan (21/10/2024). (Foto: X/KemensetnegRI)
Presiden Prabowo Subianto melantik menteri Kabinet Merah Putih yang akan membantu dalam pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming pada lima tahun ke depan (21/10/2024). (Foto: X/KemensetnegRI)

Pemecahan ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan transmigrasi di kawasan-kawasan yang tertinggal.

Kementerian Baru dan Peran Strategis

Kabinet Merah Putih juga memperkenalkan sejumlah kementerian baru yang memiliki peran strategis dalam pemerintahan.

Salah satu kementerian yang baru dibentuk adalah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang akan menangani urusan imigrasi dan sistem pemasyarakatan di Indonesia.

Selain itu, muncul pula Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, yang bertugas untuk melindungi hak-hak pekerja migran, serta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang bertanggung jawab atas program kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera.

Tidak ketinggalan, Badan Intelijen Negara (BIN) kini diakui sebagai entitas tersendiri dalam kabinet, menggambarkan betapa pentingnya peran intelijen dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

Terakhir, terdapat pula Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, yang bertugas untuk mengelola komunikasi pemerintah dengan masyarakat, terutama di era digital.

Advertisement
Banner IKA UNAND
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dengan bertambahnya jumlah kementerian dan perubahan struktural ini, diharapkan kabinet baru ini dapat bekerja lebih efektif dalam menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini.

Transformasi besar ini menjadi langkah strategis dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan di semua sektor.

Kabinet Merah Putih hadir dengan struktur yang lebih besar dan lebih kompleks dibandingkan dengan Kabinet Indonesia Maju.

Perubahan ini mencerminkan upaya pemerintahan Prabowo untuk meningkatkan efisiensi dan fokus dalam menangani berbagai tantangan nasional.

Editor : MS
Banner HPN NeviBanner HPN NurnasBanner HPN RahmatBanner HPN JPS 1
Bagikan

Berita Terkait
Terkini