Melalui program-program yang berpihak pada kepentingan rakyat, Rahmat berharap semangat perserikatan Muhammadiyah bisa diwujudkan dalam kebijakan nyata.
“Penting bagi kita untuk memperjuangkan spirit dan khittah perjuangan Muhammadiyah. Kita harus terus berkomitmen dalam menyelesaikan persoalan umat dan bangsa yang besar ini,” tambahnya.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bendahara PP Muhammadiyah Hilman Latief dan mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas.
Kehadiran tokoh-tokoh tersebut semakin memperkaya diskusi mengenai arah bangsa.
Sementara itu, beberapa legislator dan senator asal Sumatera Barat, seperti Nevi Zuairina, Irman Gusman, dan Jelita Donal, turut hadir untuk memberikan masukan dan rekomendasi dalam rangka memperkuat peran legislatif dalam memajukan kepentingan rakyat.
Kesepakatan ini, menurut Rahmat, sangat penting untuk membangun stabilitas politik yang kondusif.
Bagi Rahmat, peran aktif para legislator dari PKS dan Muhammadiyah diharapkan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat di tengah berbagai dinamika politik saat ini.
Melalui pertemuan ini, PKS dan Muhammadiyah menunjukkan komitmen mereka dalam memperjuangkan isu-isu strategis demi kemajuan
Upaya ini, yang melibatkan diskusi dan kolaborasi dengan tokoh-tokoh penting, diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif bagi kesejahteraan rakyat. (***)
Editor : MS

