Ia menyebutkan bahwa dukungan dari para pimpinan DPRD Kota Padang dapat memberikan kesejukan di tengah suasana kontestasi Pilkada Kota Padang yang sedang berlangsung.
"PJKIP Sumatera Barat berperan sebagai penyejuk dalam Pilkada kali ini. Kami bukan bagian dari organisasi politik mana pun, melainkan sebagai elemen pendukung keterbukaan informasi untuk kemaslahatan masyarakat," jelas Almudazir.
Almudazir juga berharap semua pihak, khususnya para tokoh, dapat berkolaborasi untuk mendukung transparansi publik di Kota Padang dan Sumatera Barat secara umum.
Dalam konteks Pilkada, keterbukaan informasi dianggap penting untuk memastikan proses demokrasi yang adil dan kondusif.
Hal yang sama disampaikan oleh Novrianto "Ucok", seorang wartawan senior di Sumatera Barat sekaligus Pembina PJKIP Sumatera Barat.
Ia berharap agar seluruh kandidat yang mengikuti Pilkada dapat menjaga kompetisi yang sehat dan kondusif.
“Kami sebagai jurnalis keterbukaan informasi mengajak para calon untuk berkontestasi secara sehat dan mengedepankan kepentingan publik,” ujarnya.Senada dengan itu, Adrian Tuswandi, SH, Pembina PJKIP Sumatera Barat dan mantan Komisioner Komisi Informasi Sumatera Barat, juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi.
Menurutnya, pemimpin yang terpilih diharapkan memiliki komitmen tinggi dalam hal transparansi pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat.
"Siapapun yang akan memimpin di Sumatera Barat setelah Pilkada serentak ini, hendaknya memiliki komitmen kuat terhadap keterbukaan informasi publik. Hal ini sangat penting dalam mendorong transparansi pengelolaan pemerintahan," tegas Adrian.
Editor : MS