3. Pemanfaatan Teknologi Digital, Implementasi sistem digital menjadi alat penting dalam memonitor dan mengevaluasi kinerja staf ahli secara berkala, memastikan transparansi dan akuntabilitas.
4. Kolaborasi Antar Bidang, Staf ahli didorong untuk bekerja lintas sektor agar masukan yang diberikan lebih holistik dan komprehensif.
Dalam diskusi panel yang digelar setelah peluncuran, Sekda Adlisman menekankan pentingnya harmonisasi antara regulasi baru dan struktur organisasi yang sudah ada.
“Strategi ini harus menjadi solusi yang memberikan efisiensi, bukan tambahan beban. Oleh karena itu, implementasinya harus dilakukan dengan perencanaan matang,” jelasnya.
Ia juga berharap peluncuran Si-Perkasa menjadi tonggak baru dalam tata kelola pemerintahan di Dharmasraya.“Dengan penguatan peran staf ahli, kami optimis dapat mencapai target pembangunan berkelanjutan yang berbasis inovasi,” pungkasnya. (***)
Editor : MS