"Sebagian besar kebakaran di wilayah ini disebabkan oleh arus pendek listrik. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk secara rutin memeriksa dan mengganti instalasi listrik yang sudah usang," katanya.
Selain kebakaran, Solok Selatan saat ini juga sedang menghadapi ancaman bencana angin kencang dan puting beliung.
Untuk mengantisipasi potensi bencana, pemerintah akan memasang hidran di kawasan padat permukiman yang memiliki akses pipa induk PDAM sebagai langkah mitigasi kebakaran.
Sementara itu, di lokasi terpisah, Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, didampingi Sekda Syamsurizaldi, turut mengunjungi warga terdampak bencana angin puting beliung di Sungai Rambutan dan Nagari Persiapan Mudik Lolo Atas, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD).
Dalam kunjungannya, Yulian Efi menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi dan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak.Pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi.
"Kita semua harus berhati-hati, karena perubahan iklim yang ekstrem meningkatkan kemungkinan terjadinya bencana di wilayah ini," pungkas Syamsurizaldi. (***)
Editor : MS