Presiden Puji KEBERHASILAN Dony Oskaria Pimpin Transformasi BUMN

COO Danatara, Dony Oskaria. (Foto: Ist)
COO Danatara, Dony Oskaria. (Foto: Ist)

Jakarta, - Danantara jadi bintang dalam pidato kenegaraan Presiden Prabowo, Jumat (14/8/2026).

Bukan dengan kata pujian. Tapi, dengan angka yang bicara sendiri lewat kinerja yang memukau Kepala Negara.

Danantara sukses memotong lemak BUMN dan kemudian merapikannya, itulah yang dipuji Presiden.

"Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia," kata Presiden di hadapan Sidang Tahunan MPR.

Ketika Danantara dibentuk, ada 1.074 BUMN beserta anak dan cucu usahanya. Gemuk. Berlapis-lapis direksi dan komisaris. Kini 290 sudah ditutup.

Akhir tahun ini tinggal paling banyak 300. Hasil nyatanya, overhead Rp50 triliun setahun terpangkas.

Uang yang dulu habis karena inefisiensi dan rugi, kini mengalir ke investasi dan pelayanan rakyat.

Laba ikut melonjak. Keuntungan BUMN 2024 dikoreksi jadi Rp186 triliun. Tahun 2025 melesat ke Rp326 triliun. Naik 75,3 persen. Presiden menegaskan angka itu tanpa permainan.

Dividen pun naik dari Rp85,5 triliun ke Rp142,3 triliun. Dihitung bersih dikurangi PMN, lompatannya lebih dahsyat, dari Rp53 triliun ke Rp138 triliun. Naik 160 persen.

Tahun 2026 diproyeksikan Rp200 triliun, tanpa PMN sama sekali. Empat kali lipat dalam dua tahun.

Editor : Editor
PWI Sumbar 2PWI SumbarHJK Padang 357 - JPSHJK Padang 357 - JPS 2HJK Padang 357 - FWP DPRD SumbarHJK Padang 357 - KI Sumbar
Bagikan

Berita Terkait
Terkini