Lebih dari sekadar kompetisi, Lomba Cerdas Quran ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Al-Quran pada generasi muda Solok Selatan.
Bupati Khairunas menegaskan bahwa acara ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi yang religius dan berkarakter.
Selain itu, lomba ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk meningkatkan partisipasi dan membangun siswa yang kompetitif di tahun-tahun mendatang.
Beragam program pendidikan berbasis religius terus ditekankan guna memperkuat pembinaan generasi muda.
"Perjalanan masih panjang, tetapi keberhasilan ini adalah langkah awal yang luar biasa," tambah Asbandi.
Lomba Cerdas Quran 2025 tidak hanya mempererat semangat kompetisi, tetapi juga menunjukkan pentingnya pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman.
Dengan antusiasme tinggi dari berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang. (***)
Editor : MS