Saat kejadian, 32 penumpang yang merupakan karyawan dan anak anak PT. ERB hendak menuju pasar dari barak mereka.
Mereka melintasi jalan konsesi PT NWR, tiba-tiba kendaraan yang mereka tumpangi menabrak besi pembatas Jembatan Sungai Segati dan masuk ke sungai.
Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan pihak PT NWR segera melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).
Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, didampingi oleh Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas II Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi, Kepala BPBD Riau Edy Afrizal, Bimob Polda Riau, Sat Polair, Dit Polair Polda Riau, Wakil Bupati Husni Thamrin, dan Kalaksa BPBD Kabupaten Pelalawan Zulfan, M.Si.
Proses Evakuasi
Pada hari Sabtu (22/02) Tim gabungan berhasil mengevakuasi 21 korban. 17 korban selamat dan 4 korban meninggal dunia.
Kemudian Minggu (23/02/2025) kembali dilakukan pencarian oleh tim gabungan TNI Polri, Basarnas, BPBD, Brimob, Pol Airut, BPBD Kabupaten Pelalawan dan PT NWR yang berhasil mengevakuasi dua orang korban dalam keadaan meninggal dunia dan mengevakuasi kendaraan dari dalam sungai.Sembilan korban lainnya berhasil ditemukan pada hari ketiga pencarian yakni Senin (24/2/2025).
Korban yang selamat mendapatkan perawatan medis di klinik PT NWR, sementara korban yang meninggal dunia mendapat penanganan awal dan diidentifikasi, untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR kemudian ditutup pada Senin (24/02) setelah semua korban ditemukan.
"Kecelakaan ini menyisakan duka mendalam bagi kita semua. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kejadian ini," jelasnya.
Editor : MS