Melestarikan Tradisi Balimau Paga, Momen Suci Sambut Ramadhan

Tradisi Balimau Paga kembali digelar di Lubuk Mancik, Timbulun, pada Kamis (27/2/2025). (Foto: Ist)
Tradisi Balimau Paga kembali digelar di Lubuk Mancik, Timbulun, pada Kamis (27/2/2025). (Foto: Ist)

• Melunasi hutang puasa wajib dari tahun sebelumnya.

• Mensucikan hati dan membersihkan jiwa dari segala kesalahan.

• Mempererat silaturahmi dengan keluarga dan sesama.

• Meminta maaf kepada orang tua, pasangan, serta tetangga.

Pesan ini mengingatkan umat Muslim untuk memasuki bulan suci dengan hati yang bersih dan siap menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Acara Balimau Paga tahun ini berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai pejabat dan tokoh adat.

Turut hadir Staf Ahli Ekobang Pesisir Selatan, Reva Mansarin, SE., M.Si Dt. Tigo Lareh, Ketua LKAAM Pesisir Selatan Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, Camat IV Jurai Ferro Yuandha Putri, SSTP, Ketua Bundo Kanduang Hj. Moesni Udin, S.Pd., serta Ketua Panitia Afrizal Dt. Rangkayo Basa.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal yang kaya akan nilai-nilai sosial dan spiritual.

Menurut Drs. Syafrizal Ucok, tradisi Balimau Paga selalu dilaksanakan setiap tahun demi menjaga kearifan lokal.

Bahkan ketika hujan turun atau saat pandemi Covid-19, acara tetap berjalan dengan penyesuaian protokol kesehatan.

Editor : MS
Banner InfografisBanner - Gor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini