Padang, - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menyoroti pentingnya penanganan serius terhadap masa panen raya Kuartal I Tahun 2025 (Februari hingga April).
Menurutnya, permintaan Bulog agar petani menunda panen bukanlah solusi bijak dalam menampung hasil panen.
“Pemerintah harus segera menyusun peta jalan pembelian Gabah Kering Panen (GKP) petani selama masa panen raya. Hal ini penting agar hasil panen terserap optimal dan petani tidak dirugikan,” tegas Alex dalam pernyataan tertulis pada Kamis.
Pernyataan ini ia sampaikan sebagai respons terhadap kendala pengeringan GKP yang dialami Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Kediri.
Kancab Kediri, yang mencakup Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Kabupaten Nganjuk, mengalami kesulitan mengolah hasil panen petani.
Padahal, produksi GKP di wilayah tersebut mencapai 450 ton per hari.Berdasarkan data Dinas Pertanian, produksi gabah selama puncak panen (Maret hingga April 2025) diperkirakan mencapai 5.600 ton per hari.
“Panen raya ini terjadi di seluruh wilayah yang menjadi kewenangan Bulog. Kasus di Kancab Kediri harus menjadi pembelajaran agar tidak terulang di wilayah lain,” jelas Alex.
Di sisi lain, Alex mengingatkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan masyarakat tentang fenomena La Nina Lemah.
Fenomena ini berpotensi meningkatkan curah hujan sebesar 20-40 persen, yang diperkirakan terjadi mulai November 2024 hingga Maret atau April 2025.
Editor : MS

