Alex Indra Lukman Soroti Panen Raya di Tengah Ancaman El Nino

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. (Foto: Ist)
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. (Foto: Ist)

“Ancaman La Nina ini seperti bom waktu bagi petani. Jika panen ditunda, potensi gagal panen akan semakin besar,” ujar Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat ini.

Alex meminta kementerian dan lembaga terkait segera mengoordinasikan teknis pembelian GKP petani.

“Petani sudah bergairah dengan kebijakan Bulog yang wajib membeli gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kg. Jangan sampai kegembiraan ini berubah menjadi masalah karena penundaan panen di tengah ancaman La Nina,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proyeksi panen pada Januari dan Februari 2025 masing-masing mencapai 1,31 juta ton dan 2,08 juta ton beras.

Sementara itu, produksi beras pada Maret 2025 diperkirakan melonjak menjadi 5,20 juta ton.

Dengan tren ini, produksi beras diprediksi masih surplus selama musim panen raya pada April dan Mei 2025.

Total proyeksi produksi tiga bulan pertama 2025 mencapai 8,59 juta ton, melebihi estimasi kebutuhan konsumsi sebesar 7,77 juta ton.

Artinya, terdapat surplus 820 ribu ton beras pada triwulan pertama 2025.

“Ini adalah pencapaian positif dalam mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” tutup Alex. (***)

Editor : MS
Banner Komintau - MenteriBanner Nevi - HajiBanner Rahmat Hidayat - Hari BuruhBanner Rahmat Saleh - Pers
Bagikan

Berita Terkait
Terkini